Selasa, 06 Maret 2012

Mengetahui berbagai tes fisik handphond nokia


Proses Tes Fisik Ponsel Sebelum Di Pasarkan Penasaran ingin tahu seperti apa siksaan fisik ponsel, sebelum dikemas dalam box manis dan sampai ke tangan kamu?
Nokia sebagai produsen ponsel terbesardidunia membeberkan sejumlah penyiksaan terkejam pada ponsel-ponselnya di sebuah “kamp” konsentrasi.
Untuk bisa lolos sampai ke tangan kamu setiap ponsel ini setidaknya harus melewati 200 kali lebih uji mekanis.
 Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kualitas produk yang terbaik. Bentuk siksaan yang paling ringan adalah dengan menempatkan ponsel nokia di sebuah alat pengocok yang sudah dicampur dengan material keras (pasir, bijilogam dan plastik) .


Hal ini untuk menguji apakah pada penggunaan yang bercampur dengan benda-benda logam semisal kuncil mobil dll, body ponsel termasuk cat dan logamnya dipastikan masih bertahan untuk tidak tergores atau penyok. Test cipratan air, untuk memastikan bahwa secangkir kopi pagi yang tertuang di ponsel kamu tidak akan merusak kinerjanya. Anti terhadap debu juga menjadi perhatian utama pada uji mekanis ini.
Ketahanan terhadap berbagai macam perubahan cuaca termasuk pada kondisi panas dan dingin yang sangat ekstrim tak luput dari sesi testing.


Serta faktor kelembaban, pemaparan pada panas matahari dalam waktu lama, yang dicurigai dapat menyebabkan ponselmenjadi pudar.


Di kocok dengan pasir dan debu Suhu yang panas dan dingin yang ekstream Yang paling seram adalah test kekuatan fisik dengan menjatuhkan ponsel dari ketinggian tertentu dengan tekanan penuh ke atas lantai beton dan memusingkannya.

Pada bagian akhir, penyiksaan adalah giliran menguji daya tahan keypad yang ditekanoleh lengan robot selama ratusan ribu kali dengan kecepatan tinggi dan beban luar biasa berat.
Tekanan keypad ratusan ribu kali Melalui test tersebut pihak Nokia mengharapkan daya tahan ponsel akan semakin lebih baik lagi.

 Karena dulubahkan jenis ponsel hig-end dari vendor Finlandia ini sering memiliki cat yang mudah terkelupas dan body yang ringkih. Semoga tidak lagi! [dhaniels.com]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar